Punya rencana kuliah di Jepang lewat beasiswa? Motivation letter Bahasa Jepang membantu menjelaskan alasan dan tujuan studimu. Pada program Research Students MEXT, misalnya, pelamar kamu harus memiliki motivasi yang kuat untuk belajar atau penelitian di Jepang.
Namun, menulis motivation letter dalam Bahasa Jepang bukan sekadar menerjemahkanbya dari Bahasa Indonesia. Kamu perlu menyusun alasan dan tujuan secara runtut sekaligus memilih ungkapan Bahasa Jepang yang sesuai dengan konteks akademik. Yuk, pelajari cara menyusunnya!
Struktur Motivation Letter Bahasa Jepang yang Perlu Kamu Tahu
Sebelum mulai menulis, pahami dulu struktur dasarnya agar isi motivation letter Bahasa Jepang tetap runtut. Untuk panjang tulisan, selalu ikuti ketentuan dari penyelenggara. Sebagai gambaran, Japan Study Support (JPSS) menggunakan batas maksimal 800 karakter untuk esai beasiswa. Lalu, agar strukturnya runtut, kamu bisa membaginya menjadi empat bagian berikut.
1. Aisatsu atau Salam Pembuka
Bagian awal digunakan untuk memperkenalkan diri secara singkat sekaligus menyampaikan tujuan kamu menulis surat. Hindari pembukaan yang terlalu panjang karena fokus utama motivation letter adalah alasan dan tujuan studimu.
Contoh:
はじめまして。私はインドネシアの大学で経済学を専攻しているアリサと申します。日本で経済政策について学ぶため、奨学金に応募いたしました。
Hajimemashite. Watashi wa Indonesia no daigaku de keizaigaku o senkō shite iru Arisa to mōshimasu. Nihon de keizai seisaku ni tsuite manabu tame, shōgakukin ni ōbo itashimashita.
Artinya:
Perkenalkan, nama saya Arisa dan saya mengambil jurusan ekonomi di sebuah universitas di Indonesia. Saya mendaftar beasiswa ini untuk mempelajari kebijakan ekonomi di Jepang.
2. Alasan Memilih Jepang atau Program Studi
Setelah memperkenalkan diri, jelaskan mengapa kamu ingin belajar di Jepang dan mengapa memilih bidang studi tersebut. Jangan hanya menulis bahwa Jepang merupakan negara maju atau memiliki budaya yang menarik. Hubungkan alasan tersebut dengan pengalaman dan ketertarikanmu.
Contoh:
大学で経済学を学ぶ中で、日本の地域経済政策に興味を持つようになりました。
Daigaku de keizaigaku o manabu naka de, Nihon no chiiki keizai seisaku ni kyōmi o motsu yō ni narimashita.
Artinya:
Selama mempelajari ekonomi di universitas, saya mulai tertarik dengan kebijakan ekonomi daerah di Jepang.
Kalimat tersebut akan lebih kuat jika dilanjutkan dengan pengalaman spesifik yang membuat ketertarikan tersebut muncul.
3. Tujuan dan Rencana Setelah Mendapatkan Beasiswa
Bagian tujuan menjelaskan apa yang ingin kamu capai melalui studi di Jepang dan bagaimana ilmu tersebut akan kamu manfaatkan setelah selesai belajar. Usahakan tujuanmu spesifik dan memiliki hubungan dengan bidang yang ingin dipelajari.
Contoh:
日本で専門的な知識と経験を身につけ、将来はその学びをインドネシアの地域経済の発展に生かしてまいりたいと考えております。
Nihon de senmonteki na chishiki to keiken o mi ni tsuke, shōrai wa sono manabi o Indonesia no chiiki keizai no hatten ni ikashite mairitai to kangaete orimasu.
Artinya:
Saya berharap dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman secara lebih mendalam di Jepang, kemudian memanfaatkan pembelajaran tersebut untuk berkontribusi pada perkembangan ekonomi daerah di Indonesia.
4. Penutup
Tutup motivation letter dengan merangkum harapanmu dan menunjukkan keseriusan mengikuti program. Gunakan bahasa yang sopan tanpa mengulang seluruh isi surat.
Contoh:
この奨学金を通じて専門的な知識をさらに深め、これまでの学びをより発展させていきたいと考えております。将来は、日本で得た知識と経験を生かし、インドネシアと日本のさらなる交流と発展に貢献してまいりたいと存じます。ご検討のほど、何卒よろしくお願い申し上げます。
Kono shōgakkin o tsujite senmonteki na chishiki o sara ni fukame, kore made no manabi o yori hatten sasete ikitai to kangaete orimasu. Shorai wa, Nihon de eta chishiki to keiken o ikashi, Indonesia to Nihon no saranaru koryu to hatten ni koken shite mairitai to zonjimasu. Gokento no hodo, nanitozo yoroshiku onegai moshiagemasu.
Artinya:
Melalui beasiswa ini, saya ingin semakin memperdalam pengetahuan di bidang yang saya tekuni dan mengembangkan pembelajaran yang telah saya peroleh. Ke depannya, saya berharap dapat memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh di Jepang untuk berkontribusi pada peningkatan hubungan dan perkembangan antara Indonesia dan Jepang. Besar harapan saya agar permohonan ini dapat dipertimbangkan.
Kosakata dan Frasa Formal untuk Motivation Letter Bahasa Jepang
Dalam motivation letter Bahasa Jepang, penggunaan bahasa yang terlalu kasual bisa membuat tulisan terasa kurang profesional. Oleh karena itu, kenali beberapa bentuk formal berikut agar tulisanmu terdengar lebih sopan dan natural.
1. Gunakan Bahasa Formal dan Keigo untuk Menjaga Kesopanan
Keigo merupakan bentuk Bahasa Jepang yang digunakan untuk menunjukkan rasa hormat kepada lawan bicara atau orang yang menjadi tujuan komunikasi. Kamu bisa mempelajari lebih lanjut tentang kosakata formal (keigo) agar lebih memahami perbedaan bentuk bahasa biasa dan formal dalam Bahasa Jepang.
Beberapa frasa keigo dan frasa formal berikut bisa kamu gunakan dalam menulis motivation letter Bahasa Jepang.
| Frasa | Arti | Penggunaan |
| 〜と申します (〜to mōshimasu) | Saya bernama … | Memperkenalkan diri dengan lebih sopan. |
| 〜と考えております (〜to kangaete orimasu) | Saya berpikir/berpendapat bahwa … | Menyampaikan pendapat atau tujuan secara formal. |
| 〜を希望しております (〜o kibō shite orimasu) | Saya berharap … | Menyampaikan harapan terhadap program atau studi. |
| よろしくお願いいたします (yoroshiku onegai itashimasu) | Mohon pertimbangannya/kerja samanya | Digunakan sebagai ungkapan penutup yang sopan. |
2. Pilih Bentuk Kalimat yang Konsisten
Dalam surat formal, hindari mencampurkan bentuk biasa seperti 〜だ (da) atau 〜です (desu) dengan bentuk yang jauh lebih formal tanpa alasan. Pilih pola kalimat formal dan gunakan secara konsisten dari awal hingga akhir.
Contoh:
日本で専門知識を学びたいです。
Nihon de senmon chishiki o manabitai desu.
Bisa dibuat lebih formal menjadi:
日本で専門知識を学びたいと考えております。
Nihon de senmon chishiki o manabitai to kangaete orimasu.
Artinya:
Saya berharap dapat mempelajari pengetahuan khusus di Jepang.
3. Gunakan Bentuk Lampau untuk Menceritakan Pengalaman
Motivation letter juga perlu menjelaskan pengalaman yang membentuk minat atau tujuan studimu. Karena itu, kamu perlu memahami bentuk lampau kata kerja agar dapat menceritakan pengalaman secara tepat.
Contoh:
大学で日本の経済について研究しました。
Daigaku de Nihon no keizai ni tsuite kenkyū shimashita.
Artinya:
Saya melakukan penelitian mengenai ekonomi Jepang di universitas.
Penggunaan bentuk lampau seperti 〜ました (ma shita) membantu menunjukkan bahwa kegiatan tersebut sudah kamu lakukan, bukan sekadar rencana.
4. Gunakan Frasa yang Lazim dalam Tulisan Formal
Selain keigo, kamu bisa menggunakan ungkapan yang umum ditemukan dalam komunikasi formal Bahasa Jepang. Pola seperti 〜について (ni tsuite), 〜を通して (o toshite), dan 〜を目指しています (o mezashite imasu) dapat membantu menjelaskan alasan, pengalaman, serta tujuan studimu dengan lebih jelas.
Untuk memahami contoh penggunaan bahasa formal dalam konteks tulisan, kamu juga bisa melihat contoh lain penulisan formal dalam Bahasa Jepang.
Contoh:
日本での学習を通して、専門知識を深めたいと考えております。
Nihon de no gakushū o tōshite, senmon chishiki o fukametai to kangaete orimasu.
Artinya:
Saya berharap dapat memperdalam pengetahuan khusus melalui pembelajaran di Jepang.
Kesalahan Umum dalam Motivation Letter Bahasa Jepang yang Perlu Dihindari
Kamu juga perlu menghindari kesalahan yang bisa membuat motivation letter Bahasa Jepang kurang meyakinkan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.
- Informasi terlalu panjang dan membuat motivation letter Bahasa Jepang sulit dipahami.
- Hindari slang atau bentuk kalimat yang kurang sesuai untuk dokumen beasiswa.
- Kurang membahas pengalaman, pencapaian, atau aktivitas yang relevan.
- Hindari pernyataan yang tidak menjelaskan alasan atau pengalaman yang mendukungnya.
- Penjelasan mengenai bidang yang ingin dipelajari dan pemanfaatan ilmu kurang jelas.
- Tidak mengikuti ketentuan format motivation letter Bahasa Jepang dari penyelenggara.
Contoh Motivation Letter Bahasa Jepang sebagai Referensi
Berikut contoh singkat yang bisa kamu jadikan referensi. Setelahnya, kamu bisa menyesuaikan bagian dengan ceritamu sendiri. Kamu juga bisa menambahkan penjelasan atau cerita yang berkaitan dengan pengalamanmu untuk dimasukkan ke motivation letter Bahasa Jepang.
はじめまして。私は〇〇と申します。現在、〇〇大学で〇〇を専攻しております。この度、〇〇大学の〇〇学部・学科で〇〇について学ぶため、〇〇奨学金に応募いたしました。
これまで、〇〇を経験したことをきっかけに、〇〇に強い関心を持つようになりました。特に、〇〇を通して、〇〇についてさらに深く学びたいと考えるようになりました。
〇〇大学の〇〇学部・学科では、〇〇について専門的に学び、〇〇に関する知識や能力を身につけたいと考えております。また、〇〇という環境で学ぶことで、〇〇についての理解を深めたいと思っております。
将来は、日本で身につけた〇〇の知識や経験を生かし、〇〇を実現したいと考えております。そして、〇〇を通して、〇〇に貢献できる人材になりたいと思っております。
この奨学金を通して、〇〇についてさらに学び、自分自身の可能性を広げたいと考えております。最後までお読みいただき、ありがとうございます。何卒よろしくお願いいたします。
Artinya:
Perkenalkan, nama saya (nama). Saat ini, saya mengambil jurusan (jurusan) di (universitas). Saya mendaftar (nama beasiswa) untuk mempelajari (bidang/topik yang ingin dipelajari) di (universitas tujuan), Fakultas/Jurusan (nama fakultas atau jurusan).
Saya mulai memiliki ketertarikan yang kuat terhadap (bidang/topik) setelah mendapatkan pengalaman (pengalaman yang relevan). Khususnya, melalui (pengalaman spesifik), saya semakin ingin mempelajari (hal yang ingin dipelajari) secara lebih mendalam.
Di (universitas tujuan), (Fakultas/Jurusan), saya ingin mempelajari (bidang/topik) secara lebih mendalam serta mengembangkan pengetahuan dan kemampuan dalam (keahlian yang ingin dikuasai). Selain itu, dengan belajar di lingkungan (alasan memilih lingkungan/program tersebut), saya ingin memperluas pemahaman mengenai (topik yang ingin dipahami).
Di masa depan, saya ingin memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman mengenai (bidang yang dipelajari) yang diperoleh di Jepang untuk mewujudkan (tujuan masa depan). Saya juga ingin menjadi seseorang yang dapat berkontribusi dalam (bidang/masyarakat/negara/komunitas yang ingin diberi kontribusi) melalui (cara memberikan kontribusi).
Melalui beasiswa ini, saya ingin memperdalam pengetahuan mengenai (bidang yang ingin dipelajari) dan mengembangkan potensi diri. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca surat ini. Besar harapan saya untuk mendapatkan pertimbangan.
Butuh Mentor untuk Menulis Motivation Letter Bahasa Jepang? Yuk, Bergabung dengan Cetta Japanese!
Menulis motivation letter Bahasa Jepang untuk beasiswa membutuhkan lebih dari sekadar menerjemahkan kalimat dari bahasa Indonesia. Kamu perlu memahami struktur, memilih ungkapan formal yang tepat, dan menyampaikan pengalaman serta tujuan studi secara jelas.
Sudah memahami struktur dan frasa formal, tapi masih bingung menyusun motivation letter Bahasa Jepang yang tepat? Kamu bisa mempelajarinya dengan lebih terarah bersama Cetta Japanese. Ada Kelas Regular Japanese Program dan Private 1-on-1 Class yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan belajar.
Di kelas ini, kamu akan mendapatkan keuntungan berikut.
- Belajar Sesuai Level Kemampuan: Kelas Reguler menyediakan pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan Bahasa Jepangmu.
- Pembelajaran Lebih Personal: Private 1-on-1 memungkinkan kamu belajar dengan materi dan fokus yang lebih sesuai dengan kebutuhanmu.
- Dibimbing Tutor: Kamu bisa mendapatkan arahan selama proses belajar sehingga lebih mudah memahami penggunaan bahasa Jepang secara tepat dan natural.
Kalau masih ragu memilih kelas yang sesuai, kamu juga bisa konsultasi gratis dengan Cetta Japanese untuk menemukan pilihan belajar yang paling cocok buatmu!