Konsep Dasar: Jam Dulu, Baru Menit
Salah satu tutor bahasa Jepang di Cetta, Eka-sensei, menjelaskan bahwa waktu dalam bahasa Jepang ditulis dengan kanji 時 (ji) untuk jam dan 分 (fun/pun) untuk menit. Strukturnya sedikit berbeda dengan kebiasaan kita di Indonesia.- Indonesia: Sering menggunakan konsep “kurang” (Misal: Jam 10 kurang 5).
- Jepang: Selalu menggunakan konsep “lewat” (Maju). Jadi, jam 10 kurang 5 akan disebut sebagai “Jam 9 lewat 55 menit”.
1. Aturan Penyebutan Jam (Ji)
Rumusnya sederhana: Angka + Ji (時). Namun, hati-hati! Ada tiga angka keramat yang cara bacanya berubah (tidak beraturan), yaitu jam 4, 7, dan 9. Berikut daftarnya:- 01:00 = Ichi-ji
- 02:00 = Ni-ji
- 03:00 = San-ji
- 04:00 = Yo-ji (Bukan Yon-ji)
- 05:00 = Go-ji
- 06:00 = Roku-ji
- 07:00 = Shichi-ji (Bukan Nana-ji)
- 08:00 = Hachi-ji
- 09:00 = Ku-ji (Bukan Kyuu-ji)
- 10:00 = Juu-ji
- 11:00 = Juu ichi-ji
- 12:00 = Juu ni-ji
2. Aturan Penyebutan Menit (Fun/Pun)
Nah, ini bagian yang paling tricky. Rumusnya: Angka + Fun/Pun (分). Satuannya bisa berubah bunyi menjadi Fun atau Pun tergantung angka akhirnya.- Pakai PUN: Angka akhiran 1, 3, 4, 6, 8, 10 (dan kelipatannya seperti 20, 30, 40).
- Pakai FUN: Angka akhiran 2, 5, 7, 9.
- 01.05 (Jam 1 lewat 5 menit) = Ichi-ji Go-fun (5 pakai Fun).
- 01.10 (Jam 1 lewat 10 menit) = Ichi-ji Jup-pun (10 pakai Pun).
3. Istilah Setengah Jam (Han)
Ada juga kosakata khusus untuk menyebutkan “lewat 30 menit” atau “setengah”, yaitu Han (半). Kata ini diletakkan tepat setelah Ji. Contoh:- 02.30 = Ni-ji Han (Jam 2 setengah).