Apakah “Nani” Merupakan Kata Kasar?
Jawabannya, tidak. Kata “nani” dalam bahasa Jepang berarti “apa” dan termasuk kosakata dasar yang sangat umum digunakan.
Kesan kasar yang sering melekat pada kata “nani” biasanya muncul karena:
-
Intonasi suara yang tinggi
-
Ekspresi emosi seperti marah, kaget, atau tidak setuju
-
Karakter dalam anime atau drama yang sedang emosi
Jadi, bukan katanya yang kasar, melainkan cara pengucapannya. Kalau diucapkan dengan nada netral, “nani” tetap sopan dan wajar digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Perbedaan Nani dan Nanda
Masih banyak yang bingung membedakan nani dan nanda, padahal keduanya punya fungsi yang sedikit berbeda.
-
なに (nani)
Digunakan untuk bertanya secara langsung, misalnya: “apa?” atau “apa ini?”
Contoh: nani kore (apa ini?) -
なんだ (nanda)
Merupakan bentuk informal yang sering dipakai untuk mengekspresikan emosi, seperti kaget, kesal, atau heran.
Contoh: nanda kore wa (apa-apaan ini?)
Menariknya, penggunaan kata ini juga bisa dipengaruhi oleh penuturnya:
-
Perempuan muda lebih sering memakai nani kore
-
Laki-laki dewasa lebih sering memakai nanda kore
Kalau kamu ingin versi yang lebih sopan, kamu bisa menggunakan bentuk formalnya:
-
これは何ですか?(kore wa nan desu ka?) — Apa ini?
Dengan begitu, kamu tetap bisa bertanya tanpa terdengar kasar, terutama saat berbicara dengan orang yang lebih tua atau dalam situasi formal.
Contoh dan Arti Nanda di Dalam Bahasa Jepang
Berikut ini contoh dan arti kata “nanda” yang bisa memberi kamu gambaran bagaimana percakapannya dalam bahasa Jepang. Simak berikut ini. Kata Formal- なんですか?(Nandese ka?) – Apa ya?
- なに?(Nani) – Apa?
- なんだと ?! (Nandato ?!) – Apaaaa ?!
- ナンダヨ ? (Nanda yo?) – Apaan sih?
- ナンナンダヨ ?! (nan nan dayo ?!) – Apa apaan nih?!
- なにか?! (nani ka?!) – Ada apa ya?!
- あなたはなんだをしてる ?! (Anata wa nanda wo shi teru?!) – Apa yang sedang kamu lakukan ?!
- あなたは何をしている ?! (Anata wa nani wo shite iru?!) – Kamu apa apaan sih ?!