Pandemi, Pencarian Kerja, dan Story Instagram yang Mengubah Hidup
Tahun 2020, Kak Braja menghadapi masa-masa sulit. Pandemi COVID-19 membuat proses job seeking menjadi sangat sulit. Meski telah menyelesaikan kuliah di jurusan Sastra Jepang, peluang kerja yang sesuai dengan latar belakangnya terasa sangat terbatas. Dua tahun berlalu. Pada 2022-2023, Kak Braja sempat bekerja di pabrik, namun akhirnya memutuskan untuk keluar. Di tengah kebingungan mencari arah karir yang lebih jelas, sebuah Instagram story mengubah segalanya. Kak Braja melihat story dari Kak Ali, Co-Founder Cetta Japanese, yang kebetulan adalah sahabatnya sejak bangku sekolah. Story tersebut membahas tentang kerja sama Cetta Japanese dengan Human Life Care untuk membantu orang Indonesia bekerja di Jepang. “Aku langsung kontak Kak Ali dan tanya-tanya tentang program ini. Dari situ, aku diajak untuk apply kerja lewat Cetta Japanese,” cerita Kak Braja. Bagi Kak Braja yang sudah memiliki bekal bahasa Jepang level N3 dari kampus, ini adalah kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan.Peran Cetta Japanese Lebih dari Sekadar Lembaga Kursus
Banyak yang mengira Cetta Japanese hanya lembaga kursus bahasa Jepang online biasa. Tapi pengalaman Kak Braja membuktikan bahwa Cetta Japanese sangat supportif dalam mendampingi kebutuhan dari A sampai Z untuk mewujudkan impian Cetizen sebagaimana misi Cetta untuk menjadi World Class Citizen.1. Jembatan Komunikasi dengan Human Life Care
Cetta Japanese menjadi perantara antara Kak Braja dengan Human Life Care (HLC), lembaga yang menangani penempatan kerja di Jepang. Komunikasi yang lancar dan informatif membuat proses yang kompleks menjadi lebih mudah dipahami.2. Bantuan Persiapan Dokumen
“Cetta bantu aku dengan CV dan persiapan dokumen. Karena ada perbedaan antara CV Indonesia dengan yang dibutuhkan untuk apply kerja ke Jepang. Alana Sensei kasih template khusus,” jelas Kak Braja.3. Pendampingan Administrasi
Proses rekrutmen untuk bekerja di Jepang bukan sekadar kirim CV dan interview. Ada banyak tahapan administratif yang harus dilalui:- Interview dengan HLC
- Interview dengan kaisha (perusahaan Jepang)
- Ujian SSW (Specified Skilled Worker)
- Pengurusan Certificate of Eligibility (memakan waktu 3 bulan)
- Berbagai dokumen lainnya