Kelas dan Tingkatan Pendidikan Dasar dan Menengah di Jepang
Di sini, Cetta akan membahas kelas dan tingkatan pendidikan dasar dan menengah di Jepang, mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA.Sekolah Dasar (Shougakkou – 小学校)
Pemerintah Jepang mewajibkan semua anak untuk mengenyam pendidikan dasar. Anak yang boleh memulai jenjang SD harus berusia 6 tahun sebelum 1 April. Sebab, tahun ajaran baru di Jepang mulai pada musim semi, tepatnya bulan April. Sama seperti Indonesia, SD di Jepang memiliki durasi 6 tahun, loh! Di SD Jepang, seorang anak akan mempelajari berbagai mata pelajaran, seperti:- bahasa Jepang;
- aritmatika;
- ilmu pengetahuan sosial; ilmu pengetahuan alam;
- keterampilan hidup;
- musik, seni dan kerajinan;
- olahraga, dan lainnya.
Sekolah Menengah Pertama (Chuugakkou – 中学校)
Sama seperti sekolah dasar, pendidikan SMP juga wajib untuk diikuti selama 3 tahun. Selama SMP, seorang siswa akan belajar beberapa mata pelajaran seperti:- bahasa Jepang;
- matematika;
- ilmu pengetahuan alam;
- pendidikan olahraga dan kesehatan;
- keterampilan hidup;
- bahasa asing, umumnya bahasa Inggris;
- seni, dan kegiatan lainnya.
Sekolah Menengah Atas (Koukou – 高校)
Berbeda dengan SD dan SMP, seseorang tidak wajib mengikuti SMA. Akan tetapi, tingkat pendidikan ini penting untuk siapapun yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi, Cetz. SMA Jepang juga terdiri dari berbagai jenis, seperti SMA akademis, sekolah menengah kejuruan (SMK), maupun sekolah teknik. Di SMA, siswa akan belajar selama 3 tahun. Mata pelajaran yang diajarkan secara umum di antaranya adalah:- bahasa Jepang;
- bahasa Inggris;
- matematika;
- ilmu pengetahuan alam;
- ilmu pengetahuan sosial.
Kelas dan Tingkatan Pendidikan Tinggi di Jepang
Setelah menjelaskan pendidikan dasar dan menengah, Cetta bakal membahas pendidikan tinggi di Jepang, mulai dari universitas, sekolah kejuruan, dan junior college.Universitas (Daigaku – 大学)
Sama seperti kebanyakan negara, gelar sarjana (学士 atau gakushi) di Jepang didapatkan dalam waktu 4 tahun. Untuk jurusan kedokteran dan farmasi harus ditempuh selama 6 tahun. Banyak orang yang mengambil jalur universitas untuk bekerja setelah lulus. Universitas di Jepang seringkali menggunakan bahasa Jepang sebagai bahasa pengantarnya. Akan tetapi, program bahasa Inggris mulai bertambah juga, Cetz. Jurusan yang ditawarkan juga beragam, loh. Namun, secara garis besar, bidang studi di Jepang dibagi menjadi ilmu humaniora, ilmu alam, dan ilmu humaniora dan sains.Junior College (Tanki Daigaku – 短期大学)
Selain universitas, Jepang juga memiliki junior college atau yang dapat ditempuh selama 2 tahun. Setelah lulus, seseorang akan mendapatkan gelar associate ataupun sertifikat. Umumnya, bidang yang diajarkan adalah seni dan pendidikan spesialisasi seperti guru taman kanak-kanak.Sekolah Tinggi Kejuruan (Senmon Gakkou – 専門学校)
Sekolah tinggi kejuruan atau professional training college adalah pendidikan tinggi untuk yang dapat ditempuh selama 2 tahun. Namun, durasinya bisa 1-4 juga, Cetz. Untuk belajar di sini, kamu wajib mampu berbahasa Jepang, ya! Bidang-bidang yang diajarkan beragam, seperti:- industri;
- pertanian;
- layanan kesehatan
- higenitas;
- pendidikan dan kesejahteraan sosial;
- praktik komersial;
- pembuatan baju dan keterampilan rumah tangga (home economics);
- budaya dan seni.